Riset Pasar dan Target Konsumen: Kunci Sukses Sebelum Jualan
Riset Pasar dan Target Konsumen: Kunci Sukses Sebelum Jualan
Salah satu kesalahan paling umum pemula dalam bisnis online adalah langsung berjualan tanpa melakukan riset pasar. Akibatnya, produk tidak laku, iklan boncos, dan akhirnya menyerah. Padahal, riset pasar adalah fondasi utama yang menentukan arah dan keberhasilan bisnis Anda.
a. Apa Itu Riset Pasar?
Riset pasar adalah proses mengumpulkan informasi tentang kebutuhan, preferensi, dan perilaku calon pelanggan Anda, serta memahami pesaing di industri yang sama. Dengan riset pasar yang baik, Anda bisa menjawab pertanyaan penting seperti:
Apa yang dibutuhkan konsumen saat ini?
Siapa pesaing utama saya?
Apa yang bisa saya tawarkan yang berbeda?
---
b. Kenapa Riset Pasar Penting?
1. Menghindari Produk yang Tidak Laku
Tanpa riset, Anda bisa saja menjual barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan atau diminati.
2. Memahami Target Konsumen Lebih Dalam
Anda bisa mengetahui siapa calon pembeli ideal Anda: usianya, gender, minat, gaya hidup, bahkan platform media sosial favorit mereka.
3. Membangun Strategi Marketing yang Tepat
Dengan mengetahui kebutuhan pasar, Anda bisa merancang promosi, konten, dan penawaran yang tepat sasaran.
---
c. Langkah-Langkah Melakukan Riset Pasar
1. Tentukan Niche Bisnis Anda
Pilih ceruk pasar (niche) yang spesifik dan tidak terlalu luas. Contoh:
Jangan hanya "jualan makanan", tapi lebih spesifik seperti “katering sehat untuk pekerja kantoran”
Jangan hanya "produk fashion", tapi “pakaian muslimah modern untuk remaja”
Semakin spesifik niche Anda, semakin mudah menargetkan konsumen.
---
2. Riset di Marketplace Populer
Gunakan platform seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, atau TikTok Shop untuk:
Melihat produk terlaris di kategori tertentu
Membaca ulasan pelanggan
Menganalisis harga pasar
Catatan: Perhatikan juga tren musiman, seperti produk Lebaran, back to school, atau promo Harbolnas.
---
3. Gunakan Google Trends
Google Trends bisa menunjukkan tren pencarian dalam waktu tertentu.
Contoh:
Ketik “kemeja pria lengan pendek” → lihat apakah tren naik atau menurun
Bandingkan dengan “kaos oversized pria” → mana yang lebih dicari?
Gunakan https://trends.google.com/ secara gratis.
---
4. Manfaatkan Media Sosial
Cari tahu:
Apa yang sedang viral di TikTok/Instagram?
Produk apa yang banyak dibagikan atau di-review influencer?
Komentar seperti apa yang sering muncul dari audiens?
Tools bantu:
TikTok Creative Center (untuk analisa tren)
Insight Instagram bisnis
Komentar dan DM di akun kompetitor
---
5. Analisis Kompetitor
Cari 3–5 kompetitor utama di niche Anda. Amati:
Produk dan harga mereka
Cara mereka memasarkan di media sosial
Ulasan positif dan negatif dari pembeli mereka
Tanyakan:
Apa kelebihan mereka?
Apa kekurangan yang bisa Anda jadikan keunggulan?
---
6. Survei Langsung ke Calon Konsumen
Jika Anda punya audiens kecil (misal followers Instagram), coba buat polling:
“Kalau kami jual frozen food sehat, tertarik gak?”
“Lebih suka sabun organik aroma lavender atau kopi?”
“Berapa harga ideal untuk baju anak branded preloved?”
Anda juga bisa pakai Google Form dan sebar ke grup WA/Telegram.
---
d. Menentukan Target Konsumen Anda (Buyer Persona)
Setelah riset, buat gambaran sosok ideal calon pelanggan Anda, seperti:
Nama: Rina
Umur: 27 tahun
Status: Ibu rumah tangga
Masalah: Ingin jualan dari rumah tapi bingung mulai dari mana
Solusi yang dicari: Produk mudah dijual, support promosi, dan pengiriman cepat
Semakin jelas Anda mengenali siapa yang ingin Anda bantu, semakin mudah Anda menjual sesuatu.
---
e. Gunakan Hasil Riset untuk Menentukan Produk
Gabungkan hasil riset:
Produk apa yang sedang dibutuhkan?
Siapa target konsumen Anda?
Apa yang kompetitor belum lakukan?
Contoh: Jika Anda menemukan banyak wanita usia 25–35 mencari sabun wajah alami tapi mengeluh sabun lokal cepat habis dan busanya terlalu banyak → Anda bisa membuat sabun herbal padat dengan busa lembut dan tahan lama.
---
Kesimpulan dari Bagian Ini:> Riset pasar bukan sekadar formalitas, tapi penentu arah bisnis Anda. Dengan mengetahui apa yang dibutuhkan pasar dan siapa target Anda, Anda bisa menawarkan produk yang tepat sasaran, lebih laku, dan tidak buang-buang waktu serta uang.
Comments
Post a Comment